WaGoMu › Duabelas Ladang › Japan › Back to the future.... SCMAGLEV and railway park museum

2016/09/17

Back to the future.... SCMAGLEV and railway park museum

Sisa satu tiket juhachi-kippu, diakhiri dengan manis bersama teman kampus dengan tujuan SCMAGLEV & Railway Park, Nagoya. SCMAGLEV & Railway Park adalah museum kereta milik JR (Japan Railway) yang memiliki koleksi kereta cepat mulai dari kereta api, elektrik sampai ke teknologi terkini, magnetik. SCMAGLEV adalah singkatan dari super conducting magnetic levitation. Yap bener...seperti foto levitasi yang melayang. Jadi kereta shinkansen itu nggak punya roda seperti kereta konvensional, tapi melayang diantara relnya menggunakan super konduktor magnet, sehingga bisa melaju sekencang-kencangnya.



Untuk bisa sampai kesini, kami memulai perjalanan dari Hamamatsu Eki ke Nagoya Eki lalu meneruskan perjalanan dengan menggunakan kereta Aomori line menuju Kinjufuto Eki dengan harga 350Y sekali jalan. Dari Kinjufuto Eki, museum sudah kelihatan bentuk dan rupanya. Harga tiket museum dibandrol untuk dewasa 1000Y, anak-anak 500Y. Jika beruntung, bisa mendapatkan undian untuk ikut simulator shinkansen dan kereta konfensional.



Setelah membeli tiket, memasuki gerbang awal, disuguhi langsung oleh 3 buah kereta legendaris Jepang, yaitu Tsubame C62, Shinkansen 300 dan Shinkansen MLX01-1. Ketiganya merupakanpemegang rekor kecepatan dengan tahun dan jenis yang bebeda. Tsubame kereta api/ uap, sedangkan shinkansen menggunakan daya listrik dan magnetik. Kita bisa masuk kedalam kereta-kereta ini dan menikmati interior dalamnya.

rekord

Setelah itu kita memasuki ruangan Great Rolling Stock Hall, tempat dimana seluruh koleksi kereta di pamerkan. Untuk kenang-kenangan, kita diperbolehkan berfoto di depan shinkansen dengan tanggal yang telah tersedia. Tadinya sih kita mo gaya biasa-biasanya, cuman si Mbaknya nyuruh eksyen dengan gaya hormat. Hahahahha jadinya ya kayak gini ini nih gaya kita berfoto... Keren pisan yah hihihihihi

threestooges

stock

Di area ini kita bisa puas melihat kereta luar dalam mulai dari seri kereta klasik sampai shinkansen yang terbaru, bahkan yellow shinkansen aka dr yellow pun ada. Favorit saya adalah kereta shinano, kereta special rapid yang jendela sangat lebar. Paling asik naik kereta ini ke arah Nagano melintasi pegunungan Japan Alps, sungai yang bersih dan danau yang tenang. Mata jadi seger.....





klasik

Pemerintah Jepang sangat serius dengan transportasi kereta, karena dengan sarana ini dapat menghubungkan seluruh daerah baik di kota maupun di pelosok. Selain itu dengan kemampuan menampung penumpang yang sangat banyak, kereta menjadi andalan untuk transportasi massal.



Salah stu ikon menarik disini adalah dr yellow, yang merupakan shinkansen pemeriksa jalur dan rel yang dilalui oleh shinkansen. Dr yellow tidak membawa penumpang, tapi membawa peralatan pemeriksa keselamatan. Kehadirannya yang tidak setiap hari membawa kepercayaan bahwa orang yang melihatnya dalam perjalanan berarti mendapat keberuntungan :)
Selain itu di area koleksi shinkansen juga ada miniatur tiket counter,cara shinkansen bekerja, sampai kursi green car (kelas eksekutif) jadi disini kita bisa mendapatkan pengalaman mulai dari membeli tiket sampai merasakan duduk di kursi nyaman. Pokoknya sarat dengan pengetahuan deh.





Museum ini penataannya keren dengan menggunakan cahaya alami.Jadi kalo kesorean kebayang jadi gelap dan nggak bisa liat koleksi dengan maksimal. Selain itu, museum ini mempunyai diorama stasiun di kota-kota besar jepang yang dilalui oleh shinkansen. Nah buat yang kehausan dan kelaparan jangan khawatir ada cafe, vending machine dan souvenir shop yang bisa dijajaki untuk membeli omiyage untuk keluarga tercinta di rumah.



Yuk yang mau mampir sini saya anter.... soalnya beneran saya nggak ada bosennya untuk berkunjung kemari.



  • Artikel (Japan)dari kategori yang sama

    Posted by Junita Siregar at 11:41│Comments(12)Japan
    Komentari Artikel Ini
    Kaya di ambarawa yah....
    Posted by masmimow at 2016/09/17 18:02
    Betul Mas kayak di Ambarawa. Sebetulnya yang lokomotif hitam itu mengingatkan saya dengan kereta Mak Itam di Padang, sama-sama kereta uap, hitam, gagah gitu deh
    Posted by Junita SiregarJunita Siregar at 2016/09/17 18:22
    Aku kok ga berani, ya naik kereta cepet *norak* Udik kampungan*

    hihi.. iya sumpah, beberapa kali ke luar negeri paling sebel kalo naik KA cepet, mending naik bus atau pesawat gitu
    Posted by Tanti Amelia at 2016/09/19 10:17
    Keren kakak,

    Semoga suatu saat saya bisa berkunjung kesana. Aamiin :-)
    Posted by TumiesnTumiesn at 2016/09/19 10:19
    Mak Tanti, kalo naek shinkansen rasanya beda, nggak pake goyang-goyang kayak kereta turangga hehehehheh. Tapi yaitu harganya ampyun, ngalahin harga pesawat. Student mah cukup pake rapid aja wkwkkwkwkw
    Posted by Junita SiregarJunita Siregar at 2016/09/19 10:34
    Yuk, mari kesini dek, mumpung saya ada disini :)
    Posted by Junita SiregarJunita Siregar at 2016/09/19 10:34
    Wah, Pengeen ke sanaaa...
    Posted by Alma Wahdie at 2016/09/19 13:54
    Ayo Mbak Alma saya anter ke Nagoya :)
    Posted by Junita SiregarJunita Siregar at 2016/09/19 15:29
    Seru ya, bisa jalan jalan dan maen maen bersama kereta api. kesini akh klo kesana
    Posted by tukang Jalan Jajan at 2016/09/20 16:05
    hahahhah disini senang disana dimana-mana hatiku senang. Terimakasih atas kunjungannya sesama tuka jalan-jalan :)
    Posted by Junita SiregarJunita Siregar at 2016/09/20 16:50
    Mau dong dianter kesini
    Posted by I R V I at 2016/09/20 17:49
    Yuk, saya tunggu dibelokan mana?
    Posted by Junita SiregarJunita Siregar at 2016/09/20 18:00
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Back to the future.... SCMAGLEV and railway park museum
      Komentar(12)